Makna Syareat Thoriqoh Haqiqot dan Ma’rifatulloh


Makna syareat,thoreqot,haqiqat dan ma’rifatulloh

oleh Syeakh Kece pada 10 Mei 2011 jam 6:54

Thoriqoh adalah Al-A’malu Bis Syaria’at (dalam kitab riyadus sholilhin) Yaitu Menjalankan Syari’at itu namanaya thoriqot! sedangkan syariat sendiri adalah hukum dan aturan Allah yang diberikan ke manusia melalui Rasul (seperti sholat). Sedangkan kita melaksanakan sholat berarti kita sudah dinamakan thoriqoh. Kalau yang kita lakukan adalah wirid yang diajarkan guru kita berarti kita juga melakukan thoriqoh wirid yang dibaiat oleh guru kita langsung yang mana silsilah guru sambung sampai rasul. Sedangkan Haqiqat sendiri adalah Man Arafa Rabbahu Wa Man Arafa Nafsahu yang artinya tahu bahwa dirinya itu tidak mempunyai kekuatan apa2 kecuali Allah (ini dasarnya) untuk selanjutnya tidak bisa dijelaskan kecuali orang yang udah mencicipi haqiqat itu sendiri sedangkan penulis disini msih belum bisa mencicipi jdi sekian aja! (Baca Kitab Al-Muntakhabat Karya Hadratus Syekh Roma Yai Asrori Bin Utsman Al-Ishaqi Aja)

Makna Haqiqi Dari Thoriqoh ya Menjalankan Syariat agar pelan2 kita bisa mencicipi haqiqat! Dalam Kitab Al-Hikam Orang yan melakukan Syari’at Tanpa Haqiqat dinamakan orang Fasiqm, sedangkan orang yang melakukan Haqiqat tanpa syari’ata dinamakan kafir zindiq

Ma’na haqiqi dari thoriqot ialah sema’na (murodif) dengan ma’na ihsan yaitu; Allah melihat kamu, jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.

Maksudnya ialah: Bertaqwalah (takut) kepada Allah dimana saja kamu berada.

(sedetikpun kita ga boleh lengah dari mengingat Allah)

 

Menurut Saya Salah Satu Contohnya ya sholat !

1. Sholat Itu Menyehatkan Karena Setiap Gerakan Mengandung Unsur Olahraga.

2. “Sholat itu tempat munajat dan sumber pencerahan, di mana medan-medan rahasiaNya meluas di dalamnya, dan pencahayaan jiwa memancar di dalamnya.”

3. Sholat itu adalah munajat para hamba kepada Allah swt. Dalam sholat itulah sifat-sifat IndahNya tampak bagi para hamba, dan bagaimana Allah swt menjaga dan memelihara alam semesta. Sang hamba meraih limpahan ma’rifat dan ilmu-ilmu Ilahiyah.

4. Sholat itu pula menjadi tempat percintaan hamba pada Allah swt dengan menghadapkan dirinya kepadaNya secara total, lahir dan batin, hingga meraih limpahan pencerahan cahaya yang luar biasa. Menurut kadar penerimaan hamba kepada Tuhannya, maka sejauh itu pula Allah swt menerima kehadiran hambaNya.

5. Dalam sholat pula, rahasia-rahasia meluas, berupa pengetahuan dan ma’rifat yang dahsyat, kemudian cahayanya memancar luas dari buah munajat sang hamba.

Wacana hikmah inilah yang meneguhkan, bahwa yang dituntut oleh Allah swt, adalah menegakkan sholat, bukan wujudnya sholat.

Selanjutnya beliau berkata:

“Allah Maha Tahu akan lemahnya kekuatan anda, maka Allah swt menimimalisir jumlahnya sholat. Dan Allah swt, Maha Tahu betapa dirimu sangat butuh pada karuniaNya, maka Allah swt, memperbanyak anugerahNya (dibalik sholat).”

Jumlah sholat yang semula 50 kali, diminimalisir oleh Allah swt, hanya dengan lima kali, namun, karena seorang hamba berhasrat pada pahala dan anugerahNya, maka lima kali sholat itu sama dengan lima puluh kali.

2 Tanggapan to “Makna Syareat Thoriqoh Haqiqot dan Ma’rifatulloh”

  1. Sri Rahayu Says:

    Dalam sholat pula, rahasia-rahasia meluas, berupa pengetahuan dan ma’rifat yang dahsyat, kemudian cahayanya memancar luas dari buah munajat sang hamba.

  2. abu Says:

    sip kang..di perluas lagi dong kajiannya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: